Berita

Bupati Jepara : Nelayan Harus Kita Perhatikan Lebih Baik

6
×

Bupati Jepara : Nelayan Harus Kita Perhatikan Lebih Baik<br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260327_224508_969.sdocx-->

Sebarkan artikel ini

Jepara – Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan kawasan TPI Ujungbatu di Kecamatan Jepara. Komitment ini di sampaikan orang nomor satu di Jepara itu saat menghadiri pagelaran wayang kulit semalam suntuk di TPI ujungbatu dalam rangkaian pesta lomban Jumat (27/3/2026).

“Saya datang ke sini untuk kedua kalinya, tapi kondisinya masih seperti ini. Saya ingin ada perubahan di TPI ini. Tahun depan tempatnya sudah harus representatif dan lebih bagus. Nelayan harus kita perhatikan lebih baik,” tegas Bupati Jepara Witiarso Utomo.

Bupati juga menekankan kedekatannya dengan kehidupan nelayan sehingga memahami kebutuhan mereka.

“Karena saya nelayan, jadi saya paham,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan memperbaiki kawasan TPI agar menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan produktif.

Dalam pagelaran wayang kulit tersebut, masyarakat disuguhkan lakon “Wahyu Sandang Pangan” yang dibawakan oleh dalang Ki Danar Yogi Iswara.

Lakon ini mengandung pesan mendalam tentang pentingnya kesejahteraan melalui pemenuhan sandang dan pangan yang diperjuangkan secara adil dan berpihak kepada rakyat.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir untuk memperkuat sektor perikanan.

“Saya pastikan akan terus hadir untuk memperkuat sarana prasarana nelayan, meningkatkan akses pasar hasil perikanan, serta menjaga keberlanjutan ekosistem laut kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai pertunjukan budaya, tetapi juga bagian dari penguatan identitas daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten Jepara.

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini pun menjadi simbol sinergi antara pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi, sekaligus wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *