Jepara – Peristiwa pengeroyokan dan pambacokan terjadi di Desa Wonorejo Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara Sabtu (28/2/2026) pukul 2.15 dini hari.
Akibatnya seorang korban mengalami puluhan luka serius di tubuhnya hingga beberapa luka harus di jahit.
Korban bernama Muhammad Eryc Kusuma ( 25 ) warga RT 1 RW 2 Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji Jepara.
Kronologi berawal saat ia dan temannya sedang melalu menuju jepara kota hendak ke warung membeli rokok. Sesampainya di SPBU Mambak korban diteriaki oleh dua orang berusia remaja yang sedang nongkrong diatas motor .
” Tadinya saya dan teman saya mau ke arah Jepara kota mau beli rokok, pas sampai SPBU ada dua orang meneriaki saya ” kui musuhe ” , kata korban Sabtu (28/2/2026).
Setelah di teriaki beberapa orang tadi, tiba tiba korban di kejar segromblongan orang sebanyak kurang lebih 50 orang dengan membawa air didalam kemasan plastik dan di hantamkan ke korban.
” Kalau disini menyebutnya perang air, air di kemas dalam plastik lalu di gunakan untuk menghantam lawan. Tidak hanya isi air saja ada juga yang berisi batu,” jalasnya.
Terkait luka, korban mengaku seperti ada yang membacok saat ia di kroyok, entah mengunakan sajam atau botol kaca karena saat itu ia tiba tiba tidak sadarkan diri.
Beruntung ada warga sekitar yang menolongnya dan dibawah ke rumah sakit.
“Saya dan teman saya di keroyok tapi saya yang mengalami luka paling parah saya ( sambil menujuukan luka di pinggangnya),” ungkapnya.
Atas kejadin itu pihak keluarga segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Sementara, hasil pantauan di tempat kejadian perkara, terdapat belasan bekas air di dalam plastik dan pecahan beling berserakan.








