Jepara,– Persaingan gelar juara BRI Super League 2025/26 dipastikan berlangsung sengit hingga pekan terakhir. Laga antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada matchday ke-34 Sabtu (23/5/2026) sore di Stadion Gelora Bandung Lautan Api berpotensi menjadi penentu siapa yang akan mengangkat trofi musim ini.
Persijap datang ke Bandung dengan kepercayaan diri tinggi usai menahan imbang Borneo FC Samarinda tanpa gol. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Laskar Kalinyamat bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata. Sebagai tim promosi dan satu-satunya wakil kabupaten di kompetisi musim ini, Persijap justru mampu tampil konsisten dan merepotkan sejumlah tim papan atas.
Pelatih Persijap Mario Lemos menegaskan timnya tetap fokus memberikan penampilan terbaik meski laga tersebut sarat kepentingan perebutan gelar juara.
“Kami tahu pertandingan ini sangat penting bagi perebutan gelar juara. Tapi fokus kami tetap sama, yaitu bermain dengan disiplin, menunjukkan karakter tim, dan memberikan perlawanan terbaik,” ujar Mario Lemos, Kamis (21/5/2026).
Ia menegaskan Persijap datang tanpa tekanan, namun tetap memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif.
“Persijap datang tanpa tekanan, namun dengan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif,” lanjutnya.
Performa Persijap memang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Solidnya lini pertahanan menjadi kekuatan utama tim asal Jepara tersebut. Saat menghadapi Borneo FC, organisasi permainan mereka tampil disiplin dan mampu meredam agresivitas lawan sepanjang pertandingan.
“Kami berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Para pemain menunjukkan semangat kerja keras dan disiplin yang luar biasa,” kata Mario Lemos.
Selain kuat dalam bertahan, Persijap juga memiliki ancaman lewat serangan balik cepat. Kehadiran Carlos Franca dan Sudi Abdallah kerap menjadi pembeda dalam situasi sulit dan memberi warna berbeda pada permainan menyerang Laskar Kalinyamat.
Mario Lemos menilai laga melawan Persib akan berlangsung dengan tensi tinggi karena kedua tim memiliki motivasi berbeda di akhir musim.
“Kami menghormati Persib sebagai tim besar, apalagi mereka bermain di kandang sendiri. Namun Persijap akan tetap bermain berani dan mencoba memberikan kejutan,” tegasnya.
Saat ini Persijap bertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Sementara bagi Persib, kemenangan di laga terakhir menjadi harga mati untuk menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.
Pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api diprediksi berlangsung ketat. Persib membawa tekanan besar sebagai kandidat juara, sedangkan Persijap berpeluang kembali menunjukkan diri sebagai tim underdog yang mampu menentukan arah perebutan trofi BRI Super League musim ini.
