Turis

Gunungan Hasil Bumi dan Anyaman Rotan Meriahkan Sedekah Bumi Teluk Wetan Jepara, Angkat Kearifan Lokal

40
×

Gunungan Hasil Bumi dan Anyaman Rotan Meriahkan Sedekah Bumi Teluk Wetan Jepara, Angkat Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

Jepara— Tradisi sedekah bumi kembali digelar meriah oleh masyarakat Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026) sore. Sebanyak 25 gunungan berisi hasil bumi dan kerajinan anyaman rotan diarak keliling desa sebagai wujud syukur sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal.


Arak-arakan gunungan tersebut menjadi daya tarik utama dalam perayaan tahunan ini. Tidak hanya berisi hasil pertanian seperti sayur-mayur dan buah-buahan, sejumlah gunungan juga dihiasi produk unggulan desa berupa anyaman rotan yang mencerminkan identitas ekonomi kreatif masyarakat setempat.


Camat Welahan Suhadi mengatakan, tradisi sedekah bumi ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur warga atas rizki yang diperoleh selama setahun terakhir. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.


” Tradisi ini sebagai ungkapan rasa syukur warga atas rizki yang diperoleh selama setahun. Selain hasil bumi ada anyamaran rotan juga yang menjadi hasil produk unggulan Desa,” jelasnya.


Suasana semakin semarak dengan penampilan tari kreasi dari ibu-ibu perwakilan masing-masing RT. Mereka tampil penuh semangat, menambah kemeriahan sekaligus menunjukkan kekayaan budaya lokal yang terus dijaga secara turun-temurun.


Pada tahun ini, kata Suhadi Pemerintah Desa Teluk Wetan mengusung konsep “mandiri pangan”. Konsep tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih optimal dalam memanfaatkan potensi pertanian lokal guna memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.


“Selain sebagai tradisi budaya, sedekah bumi juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi produk unggulan desa. Kerajinan anyaman rotan yang ditampilkan diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat serta memperluas pasar produk lokal,” terang Camat Welahan.


Menariknya, arak-arakan gunungan juga dilombakan. Gunungan dengan tampilan paling kreatif dan menarik akan mendapatkan apresiasi dari pemerintah desa sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi warga.
Suhadi menyampaikan bahwa tradisi ini tidak hanya menjaga nilai kebersamaan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis kearifan lokal.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin guyup rukun dan terus meningkatkan semangat gotong royong, sekaligus mengembangkan potensi desa,” ujarnya.


Tradisi sedekah bumi di Teluk Wetan pun diharapkan dapat terus lestari sebagai warisan budaya, sekaligus menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *