Berita

Meski Jasanya Tinggi, Jasa Penukaran Uang Baru di Jepara Tetap Ramai

11
×

Meski Jasanya Tinggi, Jasa Penukaran Uang Baru di Jepara Tetap Ramai

Sebarkan artikel ini

Jepara- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jasa penukaran uang pecahan kecil mulai ramai di sepanjang trotoar Jalan Kartini, Kabupaten Jepara, Senin (16/3/2026). Dari yang sebelumnya jasanya Rp 15 ribu, kini sudah tembus Rp 20 ribu.


Di atas meja lipat sederhana, sejumlah penyedia jasa menjejerkan uang pecahan mulai dari Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, hingga Rp 20 ribu.


Uang-uang tersebut dikemas dalam plastik dengan nominal Rp100 ribu per paket. Para penyedia jasa juga memasang spanduk bertuliskan “JASA PENUKARAN UANG BARU”.

Salah satu penyedia jasa penukaran uang baru, warga Semarang, Suwanto, mengaku sudah membuka lapak di lokasi tersebut sejak sekitar 10 hari lalu. Ia mengambil keuntungan dari jasa penukaran sekitar 20 persen atau Rp 20 ribu untuk setiap penukaran Rp 100 ribu.


“Sekarang jasanya Rp 20 ribu per Rp 100 ribu. Awal puasa sempat Rp 15 ribu, tapi mendekati H-5 Lebaran naik karena harga ambil uangnya juga sudah naik,” kata Zanuar.

Meski tarif meningkat, menurutnya minat masyarakat tetap tinggi. Dalam sehari, ia bisa melayani lebih dari 30 transaksi penukaran.
Zanuar mengaku sudah lama membuka jasa serupa di Jepara, bahkan sejak 2012. Ia memilih Jepara karena dinilai aman untuk berdagang.


“Di Jepara dari segi keamanan bagus, tidak ada keributan. Jadi nyaman untuk usaha jasa seperti ini,” ujarnya.


Ia mengatakan, pecahan uang yang paling banyak dicari masyarakat adalah Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, dan Rp 10 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *