Berita

Gema Takbir di Jepara Meriah Tanpa Sound Horeg

8
×

Gema Takbir di Jepara Meriah Tanpa Sound Horeg

Sebarkan artikel ini

Jepara – Gema takbir semarak idulfitri 1447 H/2026 di Kabupaten Jepara berlangsung meriah tanpa adanya sound horeg. Pemerintah Kabupaten Jepara meminta warganya mengelar takbir hanya  keliling desa masing – masing serta tidak mengunakan sound horeg. Masyarakat disarankan membuyikan alat tradisional sambil mengumandangkan takbir.


Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, pelarangan takbir keliling tanpa sound horeg ini bertujuan menjaga ketentraman serta ketertiban umum di wilayah Kabupaten Jepara, hal ini tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Jepara Nomor 20 Tahun 2012.


“Kegiatan takbir keliling hanya dilakukan di wilayah desa masing-masing dan tidak diperkenankan keluar dari wilayah desa yang bersangkutan. Dalam pelaksanaannya tidak diperkenankan menggunakan sound system dengan volume berlebihan (sound horeg). Dianjurkan menggunakan alat musik tradisional atau perlengkapan yang tidak mengganggu ketertiban umum,” Kata Bupati Jumat (20/3/2026).


Tidak hanya itu, kata Bupati, setiap desa agar berkoordinasi dengan Forkopimcam guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif.


“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Semoga dapat mempersatukan masyarakat Desa dan terus dilestarikan, tanpa mengurangi esensi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Witiarso Utomo.


Pada malam takbir Bupati Jepara Witiarso Utomo beserta Forkopimda juga melakukan monitoring Posko Lebaran di Sambungoyot, Kecamatan Keling.


“Monitoring posko ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan publik. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan kepada petugas jaga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.


“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap pelayanan kepada masyarakat selama Lebaran dapat berjalan optimal, sekaligus mempererat kebersamaan melalui tradisi pawai takbir yang berlangsung aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *