Jepara – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan laporan dugaan aksi eksibisionis yang menyasar pengendara wanita di jalur antara Desa Ketilengsingelelo Welahan Jepara dan Mijen Demak. Seorang warga Mijen Demak berinisal N (21) membagikan pengalaman traumatisnya saat berpapasan dengan pria paruh baya yang nekat memamerkan alat vital di pinggir jalan.
Peristiwa tersebut bermula saat N dan temannya, D (21), tengah menempuh perjalanan dari arah Ketilengsingelelo Welahan menuju Mijen Demak. Saat melintasi lokasi yang cenderung sepi, ia melihat seorang pria berdiri di pinggir jalan dengan gelagat mencurigakan. Memakai helm warna armi, jaket berwana abu – abu dan motor honda biet.
“Awal-awal tuh sudah curiga, ini ngapain ya? Kok di pinggir jalan, menghadap jalan sambil memegang itu-nya (alat vital),” ujar N Rabu (15/4/2026).
Meski sempat merasa takut dan merinding, N memberanikan diri untuk merekam aksi pria tersebut sebagai bukti. Ironisnya, saat ditegur, pelaku berdalih hanya sedang buang air kecil.
“Pas tak rekam, dia bilangnya ‘Aku cuma nguyu (kencing)’. Terus tak giniin, ‘Masa ya kencing menghadap jalan, Pak?'” tambahnya.
Berdasarkan pengamatan korban, pelaku memiliki ciri-ciri diperkirakan sekitar 45 tahun ke atas. Menggunakan sepeda motor dengan plat nomor wilayah Grobogan. Modusnya pria itu berdiam diri di pinggir jalan seperti sedang “mencari mangsa” dan beraksi saat ada pengendara wanita yang lewat.
Bahkan, menurut penuturan N, saat ia putar balik menuju desanya, pria tersebut masih berada di lokasi yang sama dengan posisi yang tidak senonoh.
Setelah Naning mengunggah kejadian tersebut di status WhatsApp miliknya, banyak rekan-rekannya yang memberikan respons serupa. Beberapa teman korban mengaku pernah melihat pria dengan ciri-ciri serupa di area Welahan hingga Mijen, namun tidak sempat mendokumentasikannya.
Tidak tinggal diam, N mengaku telah berusaha menghubungi pihak kepolisian melalui pesan singkat ke akun media sosial Polsek Welahan. Ia berharap pihak berwajib segera menindaklanjuti laporan tersebut agar tidak ada korban lain yang mengalami pelecehan serupa.
“Harapannya biar kapok, biar diamankan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat khususnya wanita dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur yang sepi, terutama jika bepergian seorang diri.












