Berita

Penjual Es Degan di Mayong Ditusuk OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

4
×

Penjual Es Degan di Mayong Ditusuk OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Sebarkan artikel ini

Jepara — Seorang penjual es degan di wilayah Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal pada Sabtu (9/5/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka robek di bagian dada dan tubuh.


Korban diketahui bernama Rudi Hartono (45), warga Desa Mayongkidul, Kecamatan Mayong. Peristiwa penusukan terjadi di Warung Es Degan Rembo 2709 yang berada di Jalan Raya Jepara–Kudus, Desa Sengonbugel RT 01 RW 03, sekitar pukul 10.00 WIB.


Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengatakan pihak kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku. Polisi menduga pelaku dan korban saling mengenal, namun motif penyerangan masih didalami.


“Kami sudah mengetahui identitas terduga pelaku. Dugaan sementara pelaku dan korban saling mengenal, namun motif kejadian masih dalam penyelidikan,” kata AKP Wildan, Selasa (11/5/2026).


Peristiwa berdarah itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Muh Jamil (31) yang berada di sekitar lokasi kejadian. Ia mendatangi tempat kejadian perkara setelah mendapat informasi dari warga yang melintas.


“Sesampainya di lokasi, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak dengan posisi duduk di lantai dan terdapat banyak darah di sekitar tubuh korban,” ujarnya.


Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung memberitahukan kepada pemilik warung sekitar sekaligus melaporkannya ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Mayong bersama Satreskrim Polres Jepara kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan membawa korban ke rumah sakit.


AKP Wildan menjelaskan, korban mengalami luka cukup serius akibat senjata tajam yang digunakan pelaku.


“Korban mengalami luka robek di bagian dada dengan lebar sekitar 10 sentimeter dan kedalaman 3 sentimeter, kemudian luka robek di bahu kiri serta luka di bagian ketiak kiri,” jelasnya.


Meski mengalami luka cukup parah, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan sudah dapat diajak berkomunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *