TERKINI
Beranda Berita Bisnis Ekonomi Gaya Hidup He&She Hiburan Hukum Internasional Kesehatan Komunitas Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik Teknologi Turis Viral
Semua Berita Berita Bisnis Ekonomi Gaya Hidup He&She Hiburan Hukum Internasional Kesehatan Komunitas Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik Teknologi Turis Viral
BERITA

Lupa Matikan Kompor Gas Dua Rumah di Jepara Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Ratusan Juta Rupiah

Jepara — Dua rumah warga di RT 005 RW 002, Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terbakar pada Jumat (21/8/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Api diduga berasal dari dapur salah satu rumah dan kemudian merambat ke rumah yang berada di sebelahnya.

Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Poni (71) dan Nasirotun (56). Saat kejadian, kedua rumah tersebut dalam kondisi kosong.
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengatakan api diduga dipicu kelalaian penghuni yang lupa mematikan kompor gas.

“Diduga ini karena dari kompor gas. Jadi, anak dari salah satu penghuni ini masak air. Lupa mematikan kompor karena buru-buru diajak keluarga untuk bertakziah,” kata Edy.

Menurut Edy, api pertama kali diketahui oleh warga yang sedang berada tidak jauh dari lokasi. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Damkar Jepara mengerahkan tiga unit kendaraan, masing-masing satu unit dari Pos Kalinyamatan dan dua unit dari Mako Damkar Jepara. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB dan berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet lebih luas.

“Kami kirim tiga unit langsung. Satu unit dari Pos Kalinyamatan, kemudian dua unit tambahan dari Mako. Karena informasi awal memang dilaporkan dua rumah, jadi kita memang all out ke sana,” ujarnya.

Proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi berada di kawasan permukiman padat dengan akses gang yang sempit. Armada pemadam tidak dapat masuk hingga mendekati rumah yang terbakar sehingga petugas harus menarik selang dari jalan menuju lokasi sejauh sekitar 50 meter.

Meski demikian, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bagian atap dan sejumlah perabotan berbahan kayu di kedua rumah terbakar.

“Kondisi rumah tidak terbakar habis, tetapi atap dan perabotan yang dari kayu terbakar. Untuk konstruksi tembok masih relatif aman,” jelas Edy.

Kerugian akibat kebakaran dua rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Edy mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya selama musim kemarau. Ia menyebut kelalaian manusia masih menjadi salah satu faktor yang kerap memicu kebakaran.

“Sekali lagi saya imbau, berhati-hati di dalam musim kemarau seperti ini. Kejadian semacam ini sudah berulang kali terjadi,” pungkasnya.