Jepara – Kabupaten Jepara mencatatkan sejumlah capaian positif di momentum Hari Jadi ke-477 yang diperingati melalui upacara khidmat di Alun-alun I Jepara, Jumat (10/04/2026).
Pertumbuhan ekonomi yang meningkat hingga serapan tenaga kerja puluhan ribu orang menjadi “kado” istimewa bagi daerah berjuluk Bumi Kartini tersebut.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah yang dibangun melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Ini bukan hanya soal usia, tetapi bagaimana kita mengenang dan melanjutkan perjuangan membangun Jepara dengan kerja tulus dan kebersamaan,” ujarnya.
Mengusung tema “Kerja Tulus Wujudkan Jepara Mulus”, pemerintah daerah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Dalam tahun pertama pelaksanaan visi tersebut, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Jepara naik menjadi 5,91 persen dari sebelumnya 4,22 persen. Tingkat kemiskinan juga menurun dari 6,09 persen menjadi 5,79 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 74,32 menjadi 74,90.
Di sisi lain, realisasi investasi hampir menyentuh Rp2 triliun dalam satu tahun terakhir dan berhasil menyerap lebih dari 36 ribu tenaga kerja. Hal ini turut berdampak pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 3,30 persen.
Pada sektor infrastruktur, Pemkab Jepara telah melakukan pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan sepanjang 421,84 kilometer. Tahun 2026 ini, pemerintah menargetkan seluruh jalan kabupaten dalam kondisi mulus guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan berbagai sektor.
“Infrastruktur yang baik akan menjadi penggerak utama pembangunan, baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial budaya,” tambahnya.
Selain capaian pembangunan, peringatan Hari Jadi ke-477 juga diwarnai dengan penyerahan berbagai penghargaan, di antaranya inovasi pelayanan publik kepada Polres Jepara, serta lomba roket air dan robotik. Pemerintah juga menyerahkan bantuan asuransi kepada 1.600 nelayan.
Tak hanya itu, diluncurkan pula sistem e-rusunawa hasil kerja sama dengan Bank Jateng, yang memungkinkan pembayaran hunian dilakukan secara elektronik dengan lebih mudah dan efisien.
Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk para mantan Bupati Jepara dan jajaran Forkopimda.
Momentum ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Jepara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui kerja tulus seluruh elemen masyarakat.












