Jepara – Jepara – Peristiwa kecelakaan lalulintas mengakibatkan anak – anak bernama Atafarish Khalif Alfandi (9) warga Desa Ngabul Rt 02 Rw 03 Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara , Jawa Tengah, tewas tertabrak mobil jenis kijang Senin (30/3/2026).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, mengatakan, Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di ruas Jalan Desa Ngasem – Desa Klampitan, tepatnya di depan rumah warga Desa Ngabul RT 02 Rw 03, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
“Laka sekitar pukul 12.30 WIB di ruas Jalan Desa Ngasem – Desa Klampitan, tepatnya di depan rumah warga Desa Ngabul RT 02 Rw 03, Kecamatan Tahunan,” jelasnya.
Insiden tersebut lanjut Riyanto, melibatkan sebuah mobil Kijang bernomor polisi K 1264 WU yang dikemudikan oleh Choiri warga Desa Ngabul RT 02 Rw 03, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, dan seorang pejalan kaki anak – anak bernama Athafaris Khalif Alfandi (9) yang saat itu sedang bermain di halaman rumah.
” Kejadian berawal dari pengemudi mobil kijang Nopol K 1264 WU melaju dari arah Barat menuju Timur (Jalan Ngasem – Klampitan) dengan kecepatan sedang, sesampainya di TKP karena mengantuk pengemudi hilang kendali,” terangnya.
Insiden itu kata Riyanto, mengakibatkan anak – anak yang sedang bermain di halaman rumah tertabrak hingga terlindas ban mobil. Setelah menabrak anak itu pengmudi juga menabrak tembok pagar rumah yang berada disebelah kanan jalan, dan terjadilah laka lantas. Korba anak – anak itu langsung dilarikan ke RSUD RA Kartini untuk memdapatkan perawatan lebih lanjut, namun naas nyawa sang bocah itu tidak tertolong.
” Setelah menabrak anak dan melindas anak tadi, pengemudi mobil juga menabrak tembok rumah. Korban langsung dilarikan ke RSUD RA Kartini Jepara tapi nyawanya tidak tertolong,” jelasnya.
Riyanto menghinbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat kondisi tubuh tidak prima.
“Pengemudi diharapkan tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk. Jika lelah, sebaiknya beristirahat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.












