Jepara — Berawal dari ketertarikan terhadap dunia remaja dan keinginan untuk terus menambah wawasan, Christy Gloria berhasil meraih Juara 1 Duta Genre Putri Kabupaten Jepara 2026.
Siswi SMA Negeri 1 Tahunan itu menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam Grand Final Apresiasi Duta Genre Kabupaten Jepara 2026 yang digelar di Pendopo R.A. Kartini, Rabu (26/7/2026).
Mengusung tema “NUSWANTARA: Nuansa Suara Asa Remaja Jepara”, ajang tersebut diikuti 86 peserta, terdiri atas 35 putra dan 51 putri. Setelah melalui serangkaian seleksi, sebanyak 30 finalis, masing-masing 15 putra dan 15 putri, melaju ke babak Grand Final.
Christy, remaja berusia 17 tahun asal Perum Griya Aliza, Pulodarat, Kecamatan Pecangaan, sebelumnya sudah tertarik mengikuti Duta Genre sejak duduk di kelas 10. Namun, keinginannya saat itu harus tertunda karena belum memenuhi persyaratan usia.
“Waktu kelas 10 ternyata ada kriteria 17 tahun. Umur saya belum mencukupi, jadi memang belum bisa ikut,” ujar Christy.
Kesempatan tersebut akhirnya datang ketika dirinya duduk di kelas 11. Ia mencoba mendaftar dan berhasil melewati berbagai tahapan seleksi hingga masuk dalam rangkaian pra-Grand Final.
Dukungan keluarga, teman-teman, serta guru di sekolah menjadi salah satu kekuatan Christy selama mengikuti proses tersebut.
Bagi Christy, menjadi Duta Genre bukan sekadar ajang untuk meraih gelar. Ia justru ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajak remaja Jepara memiliki wawasan yang lebih luas dan mampu merencanakan masa depan.
Hal itu dituangkan melalui program andalannya bernama GELITIK Remaja, singkatan dari Gerakan Literasi dan Tindakan Remaja.
Program tersebut lahir dari pengalaman Christy selama mengikuti rangkaian Duta Genre. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan mengenai kehidupan remaja, sekaligus melihat berbagai program serupa yang dikembangkan Duta Genre di daerah lain.
“Saya melihat remaja yang memiliki ilmu dan wawasan luas itu sangat keren dibandingkan remaja yang pemikirannya pendek, seperti ingin menikah dini, seks bebas dan lainnya,” katanya.
GELITIK Remaja berfokus pada tiga hal dan telah mulai direalisasikan Christy dalam bentuk buku digital serta kartu permainan edukatif.
Sasarannya adalah kalangan remaja, terutama pelajar SMP dan SMA hingga mahasiswa. Melalui media yang lebih dekat dengan dunia anak muda, Christy ingin menyampaikan edukasi secara lebih menarik dan mudah diterima.
“Sebenarnya ini sudah saya realisasikan dalam bentuk buku digital dan juga kartu bermain. Targetnya anak-anak, tetapi kalau untuk SMP, SMA, bahkan kuliah, memang sudah sangat cocok,” jelasnya.
Christy berharap program tersebut tidak berhenti sebagai gagasan dalam ajang pemilihan Duta Genre. Ia ingin GELITIK Remaja dapat terus dikembangkan dan menjadi sarana bagi remaja untuk memperoleh informasi sekaligus mengambil tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, remaja tidak hanya perlu diberikan nasihat, tetapi juga ruang untuk belajar, berdiskusi, berkegiatan, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Semangat tersebut sejalan dengan tujuan Program Genre yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Jepara.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, Program Genre memiliki peran penting dalam mempersiapkan remaja agar mampu merencanakan kehidupan dan masa depannya sejak dini.
“Melalui Program Genre, kita mendorong remaja berperan dalam pembangunan keluarga melalui perencanaan kehidupan sejak dini, pencegahan pernikahan dini, perilaku seksual berisiko dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), serta mendukung lahirnya generasi sehat bebas stunting,” tutur Witiarso.
Kini, Christy mengemban tugas sebagai Duta Genre Putri Kabupaten Jepara periode 2026-2027.
Dengan bekal pengalaman organisasi, ketertarikan terhadap literasi, serta program GELITIK Remaja yang telah dirintisnya, Christy ingin menjadikan masa tugasnya bukan sekadar simbolis.
Ia ingin membuktikan bahwa remaja dapat menjadi bagian dari solusi, menyuarakan gagasan, sekaligus mengajak sesama generasi muda untuk berani merencanakan masa depan.
Bagi Christy, menjadi Duta Genre adalah kesempatan untuk bergerak dan memberi dampak.
“Kalau dari visi-misi, saya lebih suka langsung melakukan kegiatannya tanpa harus banyak omongan,” ujarnya.
Dengan prinsip tersebut, Christy berharap GELITIK Remaja dapat menjadi langkah kecil untuk menumbuhkan generasi muda Jepara yang lebih berwawasan, berani mengambil keputusan, dan mampu merancang masa depan sejak dini.