Jepara – Persijap Jepara harus mengakui keunggulan tuan rumah Dewa United dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-30. Bertanding di Stadion Internasional Banten, Rabu (29/4/2026) malam, Persijap kalah tipis dengan skor 1-0.
Laga berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Pada babak pertama, Persijap mampu mengimbangi permainan Dewa United bahkan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, hingga turun minum, kedua tim belum mampu mencetak gol.
Gol semata wayang Dewa United tercipta melalui titik penalti yang dieksekusi oleh Alex Martin. Tendangan tersebut tak mampu dihalau penjaga gawang Persijap Sendri Johasyah.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Persijap terus berupaya menyamakan kedudukan dengan melancarkan serangan demi serangan. Sayangnya, sejumlah peluang emas berhasil digagalkan oleh kiper Dewa United.
Drama terjadi di menit akhir pertandingan saat Persijap mendapatkan hadiah penalti. Carlos Franca yang maju sebagai algojo gagal menuntaskan tugasnya setelah tendangannya berhasil dibaca oleh kiper Dewa United, Sony.
Kekalahan ini disaksikan ribuan warga Jepara yang menggelar nonton bareng di Alun-alun Jepara. Suasana sempat penuh harapan saat Persijap tampil dominan, namun berubah tegang menjelang akhir laga.
Heru, warga Desa Mantingan yang ikut dalam nobar, menilai Persijap sebenarnya tampil baik sepanjang pertandingan.
“Permainan Persijap malam ini sangat bagus, mereka mampu mengimbangi permainan Dewa United namun kurang beruntung,” ujarnya.
Ia juga mengaku sempat optimistis Persijap bisa membawa pulang poin penuh setelah melihat performa tim di babak pertama.
“Di babak pertama saya yakin Persijap bisa menang, peluangnya banyak dan permainan rapi,” tambahnya.
Namun, menurutnya tekanan di babak kedua membuat situasi berubah dan akhirnya Persijap harus menerima kekalahan.
“Babak kedua suasananya tegang sekali, apalagi saat penalti terakhir gagal. Itu sangat menentukan,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Persijap harus pulang tanpa poin dan akan berupaya bangkit pada pertandingan selanjutnya.












