Berita

Motor Terjun ke Jurang 100 Meter di Desa Tempur, Dua Remaja Luka Parah

9
×

Motor Terjun ke Jurang 100 Meter di Desa Tempur, Dua Remaja Luka Parah<br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260515_164401_331.sdocx-->

Sebarkan artikel ini

Jepara –  Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Umum Desa Tempur tepatnya di kawasan “Tikungan Pule”, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Kamis (14/5/2026) sore.

Sepeda motor Yamaha N-Max yang dikendarai dua orang terjun ke jurang sedalam kurang lebih 100 meter setelah pengendara diduga kehilangan kendali saat melintas di tikungan tajam.


Akibat kejadian tersebut, dua korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Rehatta Kelet Jepara.

Kasatlantas Polres Jepara AKP Royke Noldy Darean menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi K-3067-MW melaju dari arah selatan menuju utara atau dari Desa Tempur ke arah Desa Pule dengan kecepatan sedang.

“Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung, pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan hilang kendali dan oleng ke kanan,” ujar AKP Royke, Jumat (15/5/2026).

Motor kemudian terjatuh di sisi kanan jalan sebelum akhirnya masuk ke jurang sedalam 100 meter di area tikungan yang dikenal cukup ekstrem tersebut.

Pengendara motor diketahui bernama Safaudin. Ia mengalami luka memar di bagian dada kanan dan kiri, lecet pada wajah, bibir, tangan serta kaki. Sementara pemboncengnya, Ni’matin Zulfa, mengalami luka lebih serius berupa cedera kepala, patah tulang rusuk kanan, patah tulang jari kaki kiri serta lecet di sejumlah bagian tubuh.

“Kedua korban langsung dievakuasi warga dan petugas menuju RSUD dr. Rehatta Kelet untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Polisi menyebut kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain. Kerugian material akibat kejadian diperkirakan mencapai Rp2 juta.

AKP Royke juga mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur pegunungan Desa Tempur yang memiliki banyak tikungan tajam dan jurang di sisi jalan.

“Kami mengingatkan pengguna jalan agar selalu fokus saat berkendara, mengurangi kecepatan di tikungan, serta memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *