Berita

Rumah Warga di Bangsri Jepara Terbakar Akibat Korsleting Listrik

7
×

Rumah Warga di Bangsri Jepara Terbakar Akibat Korsleting Listrik<br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260515_161429_574.sdocx-->

Sebarkan artikel ini

Jepara – Sebuah rumah hunian di Dukuh Krasak, Desa Bangsri RT 05 RW 15, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, mengalami kebakaran pada Jumat (15/5/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi di dalam kamar rumah.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Edy Marwoto mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.34 WIB. Tim pemadam dari Pos Bangsri kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan tiba enam menit kemudian.


“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak semakin membesar dan merembet ke bangunan lain,” kata Edy Marwoto.


Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian bangunan rumah berukuran sekitar 8×10 meter persegi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Edy menyebut api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam kamar rumah. Petugas berjibaku selama hampir satu jam hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB.


“Alhamdulillah kebakaran berhasil diatasi dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun pemilik rumah tentu mengalami kerugian dan kesedihan atas musibah tersebut,” ujarnya.


Pemilik rumah, Setyo Purnomo, tampak syok melihat sebagian rumahnya hangus terbakar. Warga sekitar juga ikut membantu proses evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.


“Pemilik rumah terlihat sangat sedih karena api muncul begitu cepat dari dalam kamar. Banyak barang di dalam rumah yang tidak sempat diselamatkan,” ungkapnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.


“Kami mengimbau warga rutin memeriksa instalasi listrik, terutama kabel atau sambungan yang sudah lama, karena korsleting masih menjadi penyebab kebakaran yang paling sering terjadi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *