Jepara – Progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kompleks Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara Jawa Tengah telah mencapai sekitar 85–90 persen. Proyek yang didanai penuh oleh pemerintah pusat dengan anggaran sekitar Rp200 miliar itu ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin (PSFM) Dinsospermasdes Jepara, Tri Mulyo Mardi Santoso mengatakan, secara umum bangunan utama sudah hampir rampung. Namun, masih ada sejumlah pekerjaan penataan kawasan landscape yang terus dikebut oleh kontraktor pelaksana, PT Adhi Karya.
“Sementara ini kalau melihat tadi, progres bangunan sudah di kisaran 85 sampai 90 persen. Memang karena landscape-nya luas sekali, masih ada beberapa item minor yang terus dikejar oleh PT Adhi Karya. Kontraknya sendiri baru selesai akhir Agustus nanti,” kata Tri Mulyo, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat Jepara berdiri di atas lahan sekitar 10 hektare, yang disebut sebagai salah satu kompleks Sekolah Rakyat terluas di Jawa Tengah. Seluruh pembangunan dibiayai pemerintah pusat dengan nilai anggaran sekitar Rp200 miliar.
Meski progres pembangunan sudah mendekati rampung, pemerintah memutuskan menunda pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) demi memastikan keamanan dan kenyamanan para siswa saat mulai menempati kawasan sekolah.
“Kalau kita paksakan MPLS di 31 Juli ini masih ada beberapa hal yang harus dibenahi. Kami lebih mengutamakan keamanan dan kenyamanan anak-anak Sekolah Rakyat, sehingga memang tidak bisa dipaksakan,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, registrasi ulang calon siswa akan dilaksanakan pada 31 Juli 2026. Sementara itu, kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung pada 20 Agustus 2026, setelah penataan kawasan sekolah dinilai lebih siap.
“MPLS kita rencanakan nanti dilaksanakan tanggal 20 Agustus. Dengan pertimbangan kondisi landscape sudah lebih bersih, lebih nyaman, dan lebih aman untuk adik-adik kita yang masuk Sekolah Rakyat,” jelas Tri Mulyo.
Saat ini kuota peserta didik telah terpenuhi. Masing-masing jenjang SD, SMP, dan SMA memiliki 90 siswa, sehingga total terdapat 270 siswa yang akan menjadi angkatan pertama Sekolah Rakyat Jepara.
Diketahui Sekolah Rakyat adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto berupa sekolah berasrama gratis (SD–SMA) bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas












