Berita

Libur Sekolah di Karimunjawa, Siswa Sekolah ini Pilih Berkemah, Bersih Pantai Sambil Belajar dari Alam

4
×

Libur Sekolah di Karimunjawa, Siswa Sekolah ini Pilih Berkemah, Bersih Pantai Sambil Belajar dari Alam

Sebarkan artikel ini

Jepara – Libur sekolah yang biasanya identik dengan wisata dan bersantai dimanfaatkan secara berbeda oleh belasan siswa Sekolah Alam Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Jumat (26/6/2026). Mereka memilih mengikuti kegiatan berkemah di kawasan Pantai Lestari Ceria, Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, selama masa liburan sekolah.

Tidak seperti wisatawan pada umumnya yang menginap di hotel atau homestay, para siswa tinggal di tenda yang didirikan di tepi pantai. Selama beberapa hari, mereka belajar langsung dari alam melalui berbagai aktivitas edukatif dan kegiatan peduli lingkungan.

Kegiatan yang diikuti antara lain bersih pantai, belajar membuat minyak kelapa, hingga mengamati fenomena pasang surut air laut. Melalui pengalaman tersebut, para siswa diajak memahami ekosistem pesisir sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Salah seorang siswa, Sauki, mengaku senang bisa merasakan pengalaman belajar yang berbeda selama liburan sekolah.

“Biasanya kalau liburan hanya jalan-jalan. Di sini kami bisa bermain sekaligus belajar tentang laut, menjaga kebersihan pantai, dan mengenal kehidupan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Menurut Sauki, kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru karena selama ini ia lebih banyak beraktivitas di lingkungan pegunungan.

“Saya jadi tahu perbedaan lingkungan pegunungan dan pantai. Banyak hal yang belum pernah saya lihat sebelumnya, seperti pasang surut air laut dan aktivitas warga di pesisir,” katanya.

Kepala Sekolah Alam Ungaran, Wahib Tri Mustofa, mengatakan kegiatan kemah edukatif di Karimunjawa merupakan bagian dari metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung.

“Kami ingin anak-anak belajar tidak hanya dari buku dan ruang kelas, tetapi juga dari lingkungan sekitar. Alam memberikan banyak pelajaran yang bisa membentuk karakter dan kepedulian mereka,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kemandirian sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan.

“Harapan kami, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, peduli terhadap alam, dan mampu belajar dari berbagai kondisi kehidupan yang mereka temui,” tambah Wahib.

Melalui konsep liburan edukatif tersebut, para siswa tidak hanya menikmati keindahan alam Karimunjawa, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang nyata. Kegiatan ini membuktikan bahwa liburan sekolah dapat menjadi momen untuk menambah wawasan, membangun karakter, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *