Berita

Harga Hewan Kurban Naik Jelang Iduladha, Sapi di Jepara Tembus Rp28 Juta

9
×

Harga Hewan Kurban Naik Jelang Iduladha, Sapi di Jepara Tembus Rp28 Juta

Sebarkan artikel ini

Jepara – DKPP Kabupaten Jepara memastikan kondisi hewan kurban di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Jepara aman dan sehat menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Namun, harga sapi mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

Pemantauan dilakukan di Pasar Hewan Bangsri pada jumat dengan melibatkan dokter hewan dari Puskeswan Bangsri dan mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Jepara, Aprilia Elisiawati mengatakan, pemantauan pasar hewan sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir menjelang Iduladha.

“Kegiatan rutin yang kita lakukan menjelang Iduladha memang sudah kita lakukan mulai hari Selasa kemarin di Pasar Legi, pasar hewan Keling, dan hari ini di Pasar Hewan Bangsri,” ujarnya Jumat (22/5/2026).

Ia memastikan sejauh ini belum ditemukan kasus penyakit hewan di pasar hewan wilayah Jepara.

“Secara umum di Kabupaten Jepara untuk pasar hewan tidak ada kasus atau penyakit di hewan yang ada di pasar ini,” katanya.
Selain pemeriksaan kesehatan hewan, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan di area pasar hewan.

“Tadi disemprot untuk disinfektan dengan tujuan sterilisasi lingkungan maupun hewan yang ada di pasar hewan ini,” jelas Aprilia.

Menurutnya, tren pembelian hewan kurban tahun ini didominasi sapi. Harga sapi pun mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Untuk tahun ini trennya pembelinya banyak sapi dan harganya cenderung naik dibandingkan kambing,” ungkapnya.

Ia menyebut harga sapi di pasar hewan Jepara saat ini berkisar Rp16 juta hingga Rp28 juta tergantung ukuran dan bobot sapi.

“Kenaikannya sekitar Rp3 juta sampai Rp5 juta dari harga biasa, terutama untuk sapi dengan bobot lima kuintal ke atas,” tambahnya.

Sementara itu, pedagang sapi asal Senenan, Tahunan, Jepara, yang akrab disapa Mbah Diron mengaku permintaan sapi mulai meningkat menjelang Iduladha, meski kenaikannya belum terlalu signifikan.

“Kalau saat-saat kayak gini, momen kurban ya ada kenaikan. Kenaikan Rp500 ribu sampai Rp1 juta itu wajar,” katanya.

Ia mengaku telah mengirim ratusan ekor sapi ke wilayah Jabodetabek hingga Bandung.

“Sekitar 200 sampai 300 ekor ke Jakarta. Kalau permintaan luar kota rata-rata bobotnya 450 kilogram ke atas,” ujarnya.

Di sisi lain, pembeli asal Mayong, Surinah mengaku harga sapi tahun ini memang lebih mahal dibanding tahun lalu.

“Kalau dibanding tahun kemarin memang agak naik sedikit, sekitar Rp2 jutaan,” katanya.

Meski harga naik, ia tetap memilih membeli sapi di Pasar Hewan Bangsri karena kualitas hewan yang dinilai bagus dan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *