Berita

Kampung Nelayan Bumiharjo Naik Kelas, Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Pesisir Andalan

15
×

Kampung Nelayan Bumiharjo Naik Kelas, Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Pesisir Andalan

Sebarkan artikel ini

Jepara – Momentum Hari Nelayan Nasional dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk mendorong transformasi Kampung Nelayan Bringin, Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, menjadi kawasan wisata pesisir sekaligus pusat ekonomi baru berbasis hasil laut.


Langkah ini ditegaskan langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, saat meninjau kegiatan nelayan di kawasan tersebut, Senin (06/04/2026).

Ia menyebut Jepara sebagai daerah maritim dengan garis pantai lebih dari 83 kilometer memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal.


“Laut adalah bagian dari denyut hidup masyarakat Jepara. Kampung nelayan harus tertata, produktif, dan mampu menjadi contoh bagi wilayah pesisir lainnya,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Witiarso juga membuka dialog bersama sekitar 200 nelayan. Ia meminta para nelayan tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari sarana melaut hingga pemasaran hasil tangkapan.


Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong peningkatan fasilitas pendukung, seperti sarana tambat kapal, ruang usaha nelayan, hingga tempat penyimpanan hasil laut. Selain itu, penguatan koperasi nelayan menjadi perhatian agar hasil tangkapan tidak hanya dijual mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah.


“Saya ingin hasil tangkapan nelayan tidak berhenti di pelelangan. Harus naik kelas melalui pengolahan, UMKM hasil laut, kuliner pesisir, dan akses pasar yang lebih luas,” tegasnya.


Tak hanya fokus pada sektor produksi, Kampung Nelayan Bumiharjo juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata pesisir. Kawasan ini dikenal dengan produk ikan asap khas yang berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata kuliner.


Ke depan, pemerintah akan menyiapkan sentra kuliner yang menghadirkan berbagai olahan hasil laut, seperti ikan bakar hingga pindang serani, lengkap dengan area khusus bagi pelaku usaha. Dukungan infrastruktur berupa jalan beton yang telah terbangun dinilai semakin membuka akses wisatawan ke kawasan tersebut.


Selain Bumiharjo, Pemkab Jepara juga merancang pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di sejumlah wilayah lain, di antaranya Desa Mororejo dan Karanggondang di Kecamatan Mlonggo, Desa Ujungwatu di Kecamatan Donorojo, serta Desa Kedungmalang di Kecamatan Kedung.


Melalui pengembangan terintegrasi ini, kampung-kampung nelayan di Jepara diharapkan dapat saling terhubung dan memperkuat ekonomi pesisir secara kolektif.

“Harus saling mendukung satu sama lain agar ekonomi pesisir Jepara semakin kuat,” pungkas Witiarso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *