Jepara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara mencatat penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang mencapai lebih dari Rp5,6 miliar sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dana tersebut telah diberikan kepada 35.033 mustahik dengan jumlah penerima manfaat yang mencapai lebih dari 41 ribu orang.
Kelompok asnaf miskin menjadi penerima bantuan terbesar dalam periode tersebut. Tercatat sebanyak 31.247 mustahik menerima bantuan dengan total nilai lebih dari Rp4,5 miliar atau sekitar 81 persen dari keseluruhan dana yang disalurkan.
Selain itu, bantuan untuk asnaf fisabilillah mencapai sekitar Rp700 juta atau 12,4 persen dari total penyaluran. Sementara bantuan kepada asnaf fakir terealisasi sebesar Rp215 juta atau sekitar 3,8 persen.
Berdasarkan program yang dijalankan, Jepara Peduli menjadi program dengan cakupan penerima manfaat paling banyak. Program ini telah menjangkau lebih dari 32 ribu mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Jepara.
Di sisi lain, Program Jepara Makmur menyerap anggaran sekitar Rp582 juta atau sekitar 10 persen dari total dana yang disalurkan. Sedangkan Program Jepara Taqwa telah memberikan manfaat kepada 1.444 mustahik.
Ketua BAZNAS Jepara, M. Nasrullah Huda, mengatakan pihaknya terus mengarahkan pola penyaluran bantuan ke sektor yang lebih produktif agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Menurutnya, bantuan produktif memiliki dampak yang lebih berkelanjutan dibandingkan bantuan konsumtif karena dapat membantu mustahik mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
“Kami berupaya memperbesar porsi bantuan produktif sehingga para mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Nasrullah menilai tingginya realisasi penyaluran bantuan selama lima bulan pertama tahun ini juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Jepara dalam mengelola dana zakat.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan para muzakki akan terus dijaga melalui pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Melalui berbagai program pemberdayaan, khususnya Jepara Makmur, BAZNAS berharap para mustahik dapat berkembang secara ekonomi hingga suatu saat mampu menjadi muzakki.
“Harapan kami, para penerima manfaat hari ini dapat semakin mandiri dan di masa mendatang mampu ikut berkontribusi sebagai pemberi zakat,” pungkasnya.












