Berita

Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Kontainer di Pecangaan Jepara

4
×

Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Kontainer di Pecangaan Jepara

Sebarkan artikel ini

Jepara – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Jepara–Kudus, tepatnya di depan toko sepatu Ronny Store, Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah Selasa (23/6/2026) sore. Seorang pengendara sepeda motor Honda Genio meninggal dunia setelah terjatuh dan terlindas truk kontainer.

Berdasarkan laporan Unit Gakkum Satlantas Polres Jepara, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.16 WIB. Korban diketahui bernama Agus Sugiharto, warga Kelurahan Rendeng, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara Iptu Muhammad Riyanto melalui Bribda Bagas mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara.

“Ya, selamat sore untuk masyarakat Jepara, diharapkan untuk berhati-hati ketika dalam berkendara,” ujar Bribda Bagas.

Menurut keterangan polisi, korban yang mengendarai Honda Genio bernomor polisi K 3099 AZC melaju dari arah Jepara menuju Kudus. Saat berada di lokasi kejadian, korban diduga mendahului truk kontainer bernomor polisi B 9410 UIV dari sisi kiri. Namun karena adanya penyempitan jalan, korban terjatuh hingga masuk ke kolong truk dan terlindas roda kendaraan berat tersebut.

Maskur (55), tukang parkir yang berada di sekitar lokasi, mengatakan kondisi jalan yang menyempit diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan.

“Ya, kemungkinan karena jalan penyempitan. Terus rem mendadak, terus jatuh, terpelanting,” katanya.

Ia menambahkan, korban diduga berusaha menghindari lubang di area tersebut sebelum kehilangan kendali.

“Menghindari lubang. Itu jalan penyempitan,” ujarnya.

Menurut Maskur, korban terjatuh sendiri sebelum akhirnya terkena roda belakang truk kontainer yang melintas di sampingnya.

“Jatuh sendiri. Tapi kepalanya kena roda belakang,” ungkapnya.

Akibat benturan keras, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Meninggal di tempat,” kata Maskur.

Warga sekitar berharap kondisi jalan di lokasi segera mendapat perhatian pemerintah karena kecelakaan serupa disebut kerap terjadi.

“Ya mudah-mudahan cepat diperbaiki, diperlebarkan jalannya. Karena itu penyempitan,” harapnya.

Petugas Satlantas Polres Jepara yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp500 ribu. Kasus ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Jepara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *